Kamis, 15 Desember 2011

Bersyukur itu lebih indah

Setelah sampai pada bulan yang mengkhawatirkan kini sampailah pada bulan yang membencanakan (mang ada ya kata membencanakan). Banyak sekali peristiwa yang memang cukup tak terduga di bulan Desember ini, salah satu peristiwa besar yang terjadi pada 13 desember 2011 bulan, begini jalan ceritanya. Hari itu sudah ku niatkan untuk bangun pagi dan mencuci sepeda bermotor kesayanganku, sudah hampir sebulan kuda merahku itu tak ku mandikan, maklum saja cuaca sedang tak bersahabat, musim hujan seakan tak pernah kehabisan airnya. Kebetulan sekali cuaca memang agak cerah 2 hari ini ya mungkin sudah saatnya kuda merahku itu bersinar lagi.

Benar saja setelah sebulan tak dimandikan memang membuat waktu yang lebih lama dan tenaga yang lebih extra untuk membersihkannya. dimulai dari pukul enam lewat dan baru kelar 1 jam setelahnya.Walaupun agak menguras tenaga tapi ada rasa kepuasan di hati. "Waw,kalau kinclong memang lebih enak dipandang ya." "seharusnya aku sudah lakukan ini sejak lama!" kataku dalam hati.
Tiba-tiba terdengar suara panggilan masuk dari kamar, dengan bergegas aku mengangkatnya. Ternyata saudaraku yang tinggal di kota menelponku, wah kayak dimana aja bilang di kota maklum aku tinggal di pinggiran kota. Teleponnya itu membawa kabar agar aku menjemput sebuah surat, yang rencananya akan dibawa oleh emakku ke Tanjungpinang hari ini. Ya tampa pikir panjang aku jawab bisa.
Ku pacu sepeda bermotorku cukup kencang dari biasanya. ku putuskan untuk melewati jalan utama agar cepat sampai. Seketika pada setengah perjalanan mulailah terjadi keanehan yang aku kira biasa dialami jika rantai motorku kendor. Tak mau ambil resiko aku sedikit memelankan laju kendaraanku, namun sesekali aku tetap melajutaknnya jika aku pikir keadaan memungknakan.
Memang nasib takkan kemana, tak lama setelah gejala aneh pada sepeda motorku, tiba-tiba terdengar sentakan keras dari arah bawah motorku. "Trak..." yah begitulah tulisan suaranya.Seharusnya aku sudah panik waktu itu, namun entah mengapa bagai sebuah keajaiban akan cukup tenang sekali. Ku beri tanda lampu sain ke kiri untuk menepikan motorku dengan segera. ku standarkan sepedaku itu dan ku liat kebelakang bannya. Alangkah terkejutnya aku. Ternyata rantai sepeda motorku terlepas dari kedudukan seharusnya. Aku sempat berpikir kalau ternyata motor juga bisa lepas rantai seperti sepeda ya? "Mungkin orang bengkel bisa memasangkannya kembali untukku." perkiraanku seperti itu waktu itu.
Karena rantainya sudah keluar dari tempat asalnya, maka secara otomatis romantis, mesin yang menempel pada sepedaku itu tak dapat melaksanakan tugasnya untuk menjalankan motorku lagi, oelh sebab itu ya aku harus mendorongnya. Cukup lama aku mendorong motor tercintaku itu, maklum di pinggir jalan utam hampir sulit untuk menemukan bengkel. Akhirnya sampailah aku di sebuah tempat tambal ban. Pada awalnya aku sempat ragu karena motorku yang rusak rantainya bukan bannya. Tapi kutepis keraguanku dan bertanya "Bisa padang rantai, bang?" memang bagai buku bertemu ruasnya, abang itu pun mengangguk sebagai tanda iya atas pertanyaanku.
Ku pikir maslahku akan selesai disini. namun ternyata penyelesainnya tak lah semudah yang aku bayangkan. rantai yang ku kira hanya tinggal di pasang, seperti rantai sepeda yang tinggal di pasang lalu bisa jalan lagi, namun semuanya jauh berbeda. Gigi tarik atau chain gear pada sepeda motorku ternyata sudah tak rata lagi , begitu pula dengan rantainya, saudah belong begitu lah istilahnya.
Semua gear dan rantainya harus diganti. alamak masih teringat dalam benakku kalau gear rantai itu cukup mahal, 320.000 rupiah, itu lah uang yang harus kau keluarkan waktu terakhir kali mengganti gearnya sekitar 11 bulan yang lalu. Sebenarnya kondisi gearnya masih bagus namun di akibatkan permukaan rantainya sudah tidak rata maka geranya harus diganti.
kutanyalah sama abang tambal ban itu berapa kira-kira harga gear yang kw an itu. 150.000 katanya, wah mana uang yang di dompet kurang dari 70.000 lagi. aku putuskan untuk memng sms temanku kara. Sbenarnya aku tak enak meminta bantuannya, hal ini dikrenakan ini masih terlalu pagi, dia perempuan dan rumahnya cukup jauh dari tempat tambal ban,  namun aku tak punya pilihan lain hanya dia yang aku percaya dapat membantuku saat itu. Tak lupa pula aku meminta kepada kara untuk membawa uang 100 ribu untuk aku pinjam, untung saja dia masih ad uang segitu waktu itu.
Tiga puluh menit aku menunggu kedatangan kara. dan sekitar lima puluh menit tambahan lagi, abang tambal ban itu memasang semua gearnya.
Ternyata ini bukanlah akhir dari cerita motorku hari ini. Besi penyangga sok breaker ke ban penyok terkena tarikan rantai yang lepas dan tidak putus itu tadi. Mendapat saran dari abang tambal ban ini kalau dia mempunyai teman tukang bubut tak jauh dari sin, ya aku iyakan sarannya itu. sesampainya disana dia menegokan harga perbaikan kaki ayun motorku itu, rupanya harganya cuma 15rb ya cukup murah lah. Namu uang di dompetku sudah habis membeli gear dan membayar upah pemasangannya. Jadi setelah deal aku pergi bersama kara untuk mencari ATM terdekat untuk mengambil uang. Malangnya tidak ada ATM di dekat sini. hampir 30 menit pula kami mencari ATM baru ketemu.
Sesampainya di tempat bubut itu kembali bukan lah perkara mudah kami sempat salah jalan beberapa kali samapi akhirnya sampai di tujuan. setelah samapai disana, tiba-tiba tukang bubut itu bilang besinya udah terlalu banyak bengkoknya udah keras tak mau dibentuk, perlu waktu lama untuk mengerjakannya bisa-bisa seharian dan biayanya bisa mencapai 150 ribu. Alamak, lama kali. namun dia punya solusi lain aku cukup membayar 75 ribu dan akan dia pasangkan kaki ayun yang dia punya namun punyaku buat ditinggal. Wah ternyata bapak itu baik sekali. Kaki ayun yang dia tawarkan merupakan kaki ayun dari motor sejenis yang kondisinya masih bagus walau tak baru lagi. Merasa tidak dirugikan, aku setujui tawarannya itu. ternyata hampir 1 jam aku menunggu proses pemasangannya. Sekitar jam 11.390 baru semuanya selesai termasuk memperbaiki plek belakang motor ku yang sudah belong dengan biaya tambahn 50 ribu.
Hampir 300 ribu aku biskan pagi itu dan aku melewatkan keberangkatan emakku ke Tanjungpinang, tampa melihatnya berangkat :(.
Dalam setiap pristiwa tentu ada hikmah disebaliknya
sekurang-kurangnya aku mendapat 4 hikmah hari itu.
1. Ternyata masih ada orang baik di dunia ini, walaupun abang tambal ban itu berada di tingkat ekonomi menengah ke bawah namun dia dengan ikhlas mau membantu orang yang sedang memerlukan.
2. dapat kaki ayun baru. kaki ayun motor ku yang sebelumnya sebenarnya sudah sepat tergores cukup dalam.
3. Kuasa Allah sunguh besar. Menurut abang tambal ban dan  bapak tukang bubut. melihat kerusakan motorku, aku seharusnya sudah jatuh dan terluka cukup parah, Namun berkat Kuasa Allah, aku terselamat dari bencana itu.
4. aku mendapat pelajaran berharga agar tidak sembarangan memilih bengkel untuk menyetel rantai lagi. Karena semua yang aku alami hari itu disebabkan oleh kesalahan kecil penyetelan rantai.
    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar