Senin, 30 Mei 2016

Kesombongan Seorang Hamba

Ketika merasa lebih tinggi dan besar akan kuasa yang dimiliki disaat itu pulalah akan muncul sebongkah rasa dalam hati yang bernama ketakaburan. semua yang dilihat seolah kecil dimatanya, tak ada pulalah yang ia kira akan dapat menghancurkan atau bahkan menggoyahkan kedudukannya. "Wahai seluruh alam dan isinya aku dan kekuatanku bukanlah tandingan kalian", mungkin itu yang ada dalam benaknya ketika rasa ini menghampirinya.
Setelah terasuk hatinya akan kesombongan itu, maka akan tampak pulalah pada tingkah dan lakunya akan jelas dapat terpampang pada ucapan dan akan mahfun terbaca dari seluruh anggota badannya. akal dan iman telahlah kalah seutuhnya bagi mereka yang terasuk. Maka akan mulai menjelmalah hamba itu menjadi setan berwujud kasat yang nampak jelas tanpa penghalang. Dan mulailah hamba itu membuat kerusakan dalam muka bumi ini, menjadi serusak-rusaknya sesuai keinginannya. 
Wahai hamba yang terasuk, tak kah kau perna ingat bahwa di dekatmu ada sebuah Dzat yang Maha Berkuasa dan Berkehendak. Yang hanya dengan keinginnya lah seokor semut pun dapat membuatmu terjatuh dari kedudukanmu yang kau anggap tinggi itu. Bahkan sepoyan angin yang Ia printahkan sudah cukuplah membuatmu binasa.
Segeralah engkau campakkan batu hitam yang telah merasuki hatimu itu sebelum ia mengubah hatimu mengikutinya menajdi hitam dan teramatlah keras. Dan cepatlah engkau meminta taubatNya sebelum lidahmu kaku tak bisa berucap barang sekatapun lagi. Segeralah engkau peroleh maaf pada seluruh kebinasaan yang telah engkau peroleh sebelum doa orang yang engkau zalimi sampai keribaan Maha berkehendak.

.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar