Sabtu, 19 November 2011

Teri Tempe Kecap dan Cabe

Uhuy, pagi ini aku bersemangat sekali. Sangat bersemangat untuk memasak sesuatu. Ini dikarenakan aku sudah membeli cobek baru untuk menghaluskan bumbu lho. mang penting gitu???



Berbekal dari resep ayank nana yang diberikan beberapa hari yang lalu, maka aku mulai lah membuka lemari es untuk mengambil bahan yang diperlukan. Benar saja, tampa aku prediksi sebelumnya, tempe yang aku beli beberapa minggu yang lalu sudah lengket dan membusuk bego ya iya lah udah lama mah... "Wah, kacau ni rencana hari ini" kata-kata itu sempat terlintas dalam kepalaku. Tak satu jalan ke Roma, kata bang haji Oma Irama. Aku putuskan untuk membeli saja tempe di warung dekat rumah. Walah nampaknya keberuntungan belum berpihak padaku pagi ini. Ternyata ibuk yang punya warung belum pulang dari pasar, so there is no tempe there. Dengan semangat yang semula membara dan kini kian meredup, ku pulanglah dan akan datang kembali setelah ibuk pemilik warung pulang dari pasar dengan harapan ada tempe hari ini.

Setelah satu film yang ku sewa selesai ditonton judlnya 'Laconia', bagus lho filmnya. Aku kembalilah datang  ke warung. Ternyata ada tempe, ku belilah tempe satu batang, bawang merah dan cabe merah. Total belanja hari ini adalah Rp. 5.500,-, murah ya...

pertama kupotong teampe bentuk dadu lalu dilumuri dengan bawang putih yang aku giling sebukmnya. Selanjutnya teri dan tempe aku goreng sampai kering. Ku tumis bawang merah dan cabe merah yang juga sudah digiling, wah mentang mentang gilingan baru dibilang terus digilingnya.  Selanjutnya tempe dan teri dimasukkan dan ditambah sedikit kecap manis. Wala, jadilah teri tempe kecap.



Tampaknya makan siang hari ini kuranglah lengkat hanya dengan Teri tempe kecap. Maka Sebagai escord aku buatlah sayur tumis kol. Lengkaplah menu lunch hari ini.  


p.s makasih sayang resepnya
p.s.s rasa cukup enak enak lah

konbanwa...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar