Jumat, 04 November 2011

Ternyata Bukan Aku Saja yang Berfiikir Begitu

Terkadang kita sering merasa tersakiti oleh pikiran kita sendiri, dengan kata lain, kita sering berfikir bahwa kita tersakiti padahal dalam situasi sebenarnya tak lah demikian. Pikiran sering menjadi faktor dominan dalam hal ini. Negative thinking mungkin itu kata yang populer untuk situasi seperti ini. walaupun thinking disini kurang lah tepat karena ini lebih ke arah feeling.


Namun ada kalanya fikiran dan perasaan itu merupakan Anugrah dari Yang Kuasa sebagai tanda kita harus berjaga-jaga mengambil langkah aman untuk berikutnya. Mempercayai perasaan dan pikiran sendiri bukanlah hal  yang dapat disalahkan seutuhnya. Tentu semua yang kita rasakan dan fikirkan timbul dari gejala yang ada. Kemampuan analisa merupakan faktor penting akan kebenaran prasaan yang timbul tersebut. Kesalahan dalam menganalisa mungkin disebabkan pengaruh perasaan lebih dominan dari pada pikiran atau logika, rasa kasihan dan iba yang berlebihan pada diri sendiri merupakan pengaruh yang kuat dari perasaan seseorang. Sehingga pikiran yang jernih juga sangat mendukung dalam menentukan kebenaran hasil analisa yang telah dilakukan.


Menyimpulkan hasil analisa dari apa yang dirasakan dan difikirkan, terlepas apakah itu merupakan analisa yang benar maupun tidak benar, bukanlah hal yang sulit. Hal ini bisa menjadi mudah sejauh anda menyimpan analisa itu hanya untuk diri anda sendiri, jika ini telah sampai ke orang lain maka anda harus dapat mempertangungjawabkan analisa tersebut. Jika terbukti analisa anda itu salah makan anda bisa dibilang memfitnah.

Sampaikanlah kepada dunia analisa anda tersebut setelah anda mendapat cross chek dari orang yang juga merasakan apa yang anda rasakan. Semakin banyak orang yang mengungkapkan kesamaan denga apa yang anda raskan dan fikirkan maka semakin benar perasaan dan fikiran anda tersebut.


Satu hal yang juga penting anda ingat adalah, simpanlah kebenaran anda itu untuk diri anda sendiri jika anda ingin menjadi orang yang lebih baik dari orang yang telah menyakiti anda.

Tabahlah dengan kebenaran itu dan mulailah melangkah lebih maju
p.s kulkasnya uda ada let's have cooking time
konbanwa...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar